RSS

Si Dia Berhenti "Berjuang" untuk Cinta?

Kehidupan saat pacaran dan saat menikah seringkali jauh berbeda. Di masa pacaran, semua hal dan perbuatan pasangan akan terasa lebih indah dan penuh kebahagiaan. Setelah menikah, banyak pasangan justru mengeluhkan pasangannya karena menunjukkan sikap yang berbeda dengan saat pacaran. Hal ini biasanya paling dirasakan oleh kaum perempuan.

Setelah menikah, kaum perempuan umumnya merasakan sang suami lebih cuek dan tidak lagi melakukan hal - hal romantis seperti saat pacaran. Tak jarang hal ini membuat Anda mengira rasa cintanya sudah pudar dan dia tak lagi mencintai Anda. Kondisi ini bisa diasumsikan sebagai suatu kondisi di mana pasangan dinilai sudah berhenti "berjuang" untuk cinta.

"Yang paling parah adalah mereka menganggap pasangan mereka selingkuh, sehingga mereka tidak cinta lagi dan membuat sikapnya berubah," tambah seorang konsultan pernikahan, Indra Noveldy, dalam seminar tentang pernikahan di Hotel Maharadja, Jakarta, Minggu (13/5/2012) lalu.

Menurut Indra, perubahan sikap pasangan yang telah menikah bukan disebabkan karena pasangan tak cinta lagi atau akibat perselingkuhan. Sebab, tak selamanya kedua hal tersebut menjadi penyebab perubahan sikap pasangan. Sebelum menilai pasangan Anda berselingkuh atau tak cinta lagi, sebaiknya berkacalah terlebih dahulu pada diri Anda sendiri. Jangan-jangan Anda lah yang menjadi salah satu penyebabnya. Berikut adalah hal - hal yang mungkin menjadi penyebabnya.



1. Anda tak layak diperjuangkan

"Pria merupakan tipe manusia pemburu, mereka akan mencari berbagai hal yang menarik dan belum mereka dapatkan, termasuk perempuan," papar Indra. Ketika pacaran, seringkali perempuan bersikap jual mahal atau berusaha untuk berdandan secantik mungkin agar dipuji oleh pasangannya. Namun ketika menikah, banyak perempuan yang merasa hal ini tidak perlu dilakukan lagi.

Misalnya, Anda hanya menggunakan daster saja di rumah. Secara tak langsung, penampilan Anda tersebut membuat jiwa "pemburu" pria jadi melemah dan membuat pria berusaha untuk mencari hal lain yang lebih menarik untuk "diperjuangkan". Namun, hal ini tak lantas membuatnya ingin berselingkuh. Pelariannya bisa saja dengan menjalani hobi barunya atau kegiatan lain yang lebih menarik dan membuatnya menomorduakan Anda.

Jika hal ini terjadi, tunjukkan bahwa diri Anda masih layak diperjuangkan oleh pasangan, bahkan setelah menikah. Salah satu caranya adalah dengan tetap memperhatikan penampilan dan menonjolkan sisi positif dan menarik dari diri Anda.


2. Bersikap cuek pada suami

Coba lihat dalam diri sendiri, apakah Anda sudah memberikan perhatian yang cukup untuk pasangan? Seringkali perempuan lah yang lebih dulu memperlihatkan sikap cuek kepada pasangannya. "Kadang perempuan bersikap take it for granted, dimana mereka bersikap cuek karena menganggap si pria sudah mutlak menjadi miliknya," tukasnya.

Kadang keyakinan bahwa pasangan sudah seharusnya tetap memperlakukan dirinya seperti saat pacaran ini membuat perempuan berhenti berusaha membahagiakan pasangannya. Sikap cuek dari perempuan inilah yang kemudian menyebabkan pria juga kurang memedulikan sikap mesra dan malas untuk kembali berjuang. Indra menambahkan bahwa dalam hal ini perempuan lebih banyak menuntut untuk diperhatikan, tanpa memberikan perhatian yang sama pada pasangannya.


3. Egois

Perempuan seringkali lebih ingin dimengerti dan kurang mau mengerti kebutuhan pasangannya. Mereka sering menutut pasangan untuk bersikap sesuai keinginannya, namun tidak memberikan hal yang sama. "Perempuan juga kurang bisa mengenali bagaimana sifat dirinya dan terlalu banyak ngomel," kilahnya.

Ngomel sebenarnya hal yang wajar, hanya saja perempuan sering marah-marah pada pasangan karena menganggap pasangannya tidak seperti apa yang diinginkannya. Indra menyarankan untuk mengurangi sikap egois ini dan mulailah untuk berkaca pada diri sendiri apakah Anda sudah memberikan perhatian yang sama dan lebih banyak memahami pasangan sebelum menuntut hal yang sama dari pasangan. Bagaimana pun, pria juga butuh diperhatikan dan disayang, lho!

Sumber : Kompas.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar