RSS

Abstrak "Analisis Terhadap Budaya Menyontek di Kalangan Mahasiswa Jakarta Barat"

Pada Maret 2011 lalu, Tim B dari KIR Regina Pacis berhasil memenangkan lomba penelitian PLASMA yang diadakan Universitas Atma Jaya.

Penasaran dengan isi dari penelitian mereka? Inilah abstrak dari penelitian mereka yang berjudul "Analisis Terhadap Budaya Menyontek di Kalangan Mahasiswa Jakarta Barat"!


Dampak menyontek yang menimbulkan penyimpangan dari tujuan pendidikan Indonesia tentu sudah disadari hampir setiap orang. Hampir setiap orang pun sadar bahwa menyontek bukanlah perbuatan yang baik, apalagi kalangan mahasiswa, yang tentunya telah lebih dewasa dan sudah bisa berpikir dengan menggunakan logika dan hati nurani. Namun, apakah kesadaran akan dampak menyontek tersebut menghentikan mereka dari melakukan praktik ini? Hal tersebut memotivasi kami untuk meneliti mengenai persentase mahasiswa yang sering menyontek pada universitas-universitas di Jakarta Barat, pandangan mahasiswa terhadap praktik ini dilihat dari sisi mahasiswa dan sisi tenaga pengajar, serta hal-hal yang mendorong maraknya praktik menyontek.

            Kami meggunakan statistika deskriptif dalam melakukan penelitian kuantitatif ini. Untuk memperoleh data data yang dibutuhkan, kami menggunakan intrumen penelitian berupa 300 lembar kuisioner yang masing-masingnya berisi 17 pertanyaan yang dirasa mampu mendeskripsikan budaya menyontek di kalangan mahasiswa Jakarta Barat. Angket tersebut kami sebarkan kepada 300 mahasiswa dari 3 universitas yang dipilih secara random dan disebarkan secara accidental. Sampel yang diambil 300 responden tersebut diharapkan bisa mewakili seluruh populasi pada penelitian ini.

            Data data yang kami dapatkan kami ubah dalam bentuk tabel, diagram, dan grafik agar lebih mudah dipahami. Kami mengolah data merubahnya menjadi sebuah informasi setelah melalui beberapa proses diskusi. Berdasarkan kesimpulan yang kami peroleh dari penelitian ini, kami berhasil merumuskan beberapa saran yang kami rasa cukup berpotensi untuk menjadi sebuah solusi penyelesaian dari permasalahan ini. 

Kata Kunci: Budaya menyontek, Faktor

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lambang KIR Kita




     Selama ini, kita mengetahui dunia sains itu kaku dan sulit. Banyak rumus-rumus, perhitungan yang sulit jika tanpa kalkulator, hafalan nama latin, kimia yang ruwet, dan sebagainya. KIR ingin mengubah pandangan tersebut. Sebenarnya, sains itu mengasyikkan, tidak membosankan, dan tidak seruwet yang teman-teman kira.

     Pada umumnya, logo suatu instansi berbentuk sederhana, namun tidak pada logo KIR yang satu ini. KIR SMA Regina Pacis terlalu kompleks jika hanya digambarkan dengan logo yang simpel. Maka dari itu, kami berusaha membuat logo yang mencerminkan diri KIR seutuhnya.


Ayo kita bahas satu per satu makna dari setiap unsur di dalam logo. Pertama, sebuah labu erlenmeyer pecah oleh ujung kapal layar yang tajam. Kapal layar merupakan logo dari sekolah Regina Pacis. Ujung kapal layar yang tajam membuktikan bahwa sekolah Regina Pacis mempunyai kualitas yang baik. Semakin tajam pisau, semakin sering diasah, semakin bagus pula kualitas potongannya. Labu erlenmeyer dilambangkan sebagai dunia sains. Tidak perlu jauh-jauh, di Indonesia saja, dunia sains Indonesia masih terbatas. Agak miris memang, ilmu pengetahuan kita tertinggal jauh oleh negara-negara barat.

   Nah, kapal layar berhasil memecahkan erlenmeyer dan berlayar bebas. Hal ini berarti KIR SMA Regina Pacis diharapkan mampu membuat terobosan baru dalam dunia sains Indonesia. Ketiga, ombak berbentuk "KIR" yang membawa kapal berlayar. Ombak membawa kapal ke arah kanan. Kanan mempunyai arti simbolik sebagai hal baik dan kami berharap KIR dapat membawa Regina Pacis ke arah yang lebih baik. Keempat, tangan yang terjulur keluar dari labu erlenmeyer berarti KIR ingin meraih suatu tujuan.

    Demikianlah arti dari setiap unsur pada lambang KIR di atas. Semoga lambang ini benar-benar bisa diwujudkan dalam rumah tangga KIR, semangat!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Selamat kepada Regina Pacis Tim B!


Regina Pacis Tim B: Kevin, Matthew, dan Christeven


Regina Pacis Jakarta pada tahun ini pun kembali menjadi juara bertahan dalam merebut posisi tiga besar di Lomba PLASMA tahunan. Tak hanya itu, Regina Pacis yang hanya meraih tempat kedua pada PLASMA 2010, kini telah berhasil mendapatkan tempat pertama!

PLASMA, atau Pelatihan dan Lomba Penelitian Anak SMA, adalah acara rutin yang diadakan setiap tahun oleh Unit Penelitian Mahasiswa di Universitas Atma Jaya. Rangkaian kegiatan ini dikhususkan untuk anak SMA untuk mengenal penelitian sejak dini dan menumbuhkan pola pikir yang kritis.

Dan pada PLASMA tahun ini, yang menjadi tema penelitian adalah "Education for Better Nation." Yah, seperti yang kita ketahui, pendidikan merupakan hal yang sangat penting, dan sekaligus kerap menjadi masalah di Indonesia ini. Melalui serangkaian diskusi dan brainstorming, Regina Pacis Jakarta akhirnya meneliti "Efektivitas Sistem Moving Class pada SMA di Jakarta" untuk Tim A, dan "Analisis terhadap Budaya  Menyontek di Kalangan Mahasiswa Jakarta Barat" untuk Tim B.

Tentunya, prestasi yang diraih ini tidaklah tanpa kerja keras. Kedua Tim dari Recis beberapa kali mengalami hambatan dalam proses penelitian, seperti kurangnya waktu akibat kesibukan sekolah, penggantian topik, dan lain sebagainya. Namun syukur kepada Tuhan, semua usaha tersebut membuahkan hasil.



Regina Pacis Tim A: Magda, Shellyana, dan Clarence

Meski gagal mendapat piala, namun Regina Pacis Tim A juga tidak dapat dipandang sebelah mata lho! Di antara kelompok-kelompok yang tidak masuk tiga besar, Recis Tim A mendapatkan poin tertinggi! Secara teknis, mereka bisa dibilang sebagai juara 4, meski slot tersebut tidak tersedia.

Penasaran dengan isi laporan penelitian mereka? Jangan khawatir, kami akan meng-post Abstrak dari "Analisis terhadap Budaya Menyontek di Kalangan Mahasiswa Jakarta Barat" dalam waktu dekat. Karena itu, jangan lupa untuk berlangganan datang di blog Forko KIR Regina Pacis! 

Sekian dan terima kasih!


"Kemenangan ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami, dan kami juga 
tidak lupa mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah ini.
Semoga ke depannya kami dapat menjadi lebih baik lagi dan bisa menjadi anak-anak
Indonesia yang memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara ini."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kepengurusan

Adapun kepengurusan KIR SMA Regina Pacis adalah sebagai berikut:


Ketua                     : Christeven Hartanto

Wakil Ketua          : Shellyana Cindy

Sekretaris              : Chaterine Margaretta
                                 Anastasia Wibianto

Seksi Bidang          :

-          Lingkungan                            : Erlinda Budiman
          Stella Lie Gunawan

-          Penelitian                               : Magda Delicia

-          Akademis                              : Eustella

-          Kesenian dan Desain              : Kevin Wijaya
           Yoana Sabina

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS