RSS

Kejutan Teh Hijau

Teh hijau dari dahulu kala memang sudah diyakini sebagai minuman yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain kaya antioksidan, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa teh hijau mampu menurunkan berat badan orang yang meminumnya.

Karena khasiatnya itu, teh ini pun sekarang telah dikenal dan dipercaya oleh jutaan orang sebagai obat dan minuman kesehatan. Banyak juga diantara mereka yang justru turut serta dalam penelitian akan teh hijau. Bahkan karena begitu seringnya teh hijau ini diteliti, maka fakta-fakta yang mengejutkan tentang teh hijau ini pun mulai terungkap.

Berikut ialah fakta tentang teh hijau yang belum terlalu dikenal dalam masyarakat umum dan perlu kita ketahui. Fakta ini sangat bermacam-macam, mulai dari cara meminumnya hingga efek samping setelah meminum teh ini. Berikut ialah fakta-faktanya.

Menyeduh teh hijau yang segar memang sangat sehat dan baik untuk tubuh manusia. Kita boleh menikmatinya dalam kondisi masih panas, hangat, ataupun dingin. Namun, sebaiknya kita menghindari meminum teh hijau di saat teh masih dalam kondisi sangat panas, karena panas tersebut bisa menyebabkan kanker tenggorokan.

Selain itu, kita juga harus memastikan bahwa teh tersebut tidak disimpan lebih dari satu jam. Jika kita menyimpan teh dalam waktu yang lama, teh bisa kehilangan kandungan vitamin dan antioksidannya. Selain itu, sifat anti-bakterinya juga akan berkurang. Bahkan, teh bisa berubah sifatnya dari yang anti bakteri menjadi penyimpan banyak bakteri jika dibiarkan terlalu lama di udara terbuka. Jadi, segera meminum teh hijau yang telah diseduh akanlah sangat baik bagi kesehatan manusia, terutama karena akan menghindarkan diri kita dari efek samping di atas.

Fakta lainnya mengenai teh hijau juga bercerita tentang kebiasaan orang masa kini yang cenderung berdiet untuk mencapai kesehatan hidupnya. Kebanyakan orang yang sedang berdiet suka minum teh hijau sebelum makan. Hal ini dikarenakan teh hijau yang telah dipercaya berguna dan bermanfaat dalam menurunkan berat badan.

Teh hijau dapat mengontrol nafsu makan untuk waktu yang cukup lama. Waktu yang ideal untuk meminum teh hijau ini adalah satu jam sebelum atau setelah makan. Hal ini dikarenakan teh hijau mengandung kafein yang berfungsi untuk mengontrol nafsu makan manusia. Jadi, jika diminum satu jam sebelum makan, teh hijau dapat mengendalikan rasa lapar. Contohnya ialah saat kita ingin menghindari cemilan berat di sore hari. Kita dapat meminum teh hijau dengan biskuit rendah lemak sebagai pengganti cemilan berat tersebut. Namun, tidak di setiap waktu kita dapat meminum teh tersebut. Kita harus menghindari minum teh hijau di pagi hari, terutama saat perut kita kosong dan belum terisi apapun.

Selain itu, dalam mengkonsumsi teh hijau, peminumannya tak boleh digabung dengan obat. Tak lain dan tak bukan, pelarangan ini dibuat untuk menghindarkan kita dari reaksi kimia yang mungkin terjadi antara obat dan teh hijau. Untuk itu, jangan pernah mengonsumsi keduanya bersamaan!

Mengonsumsi teh hijau secara berlebihan juga dapat memicu terjadinya efek samping. Meminum lebih dari 2 sampai 3 cangkir teh hijau setiap hari dapat membahayakan tubuh kita. Hal ini dikarenakan oleh sifat teh hijau yang sangat pekat, mengandung kafein, serta kandungan polifenolnya yang tinggi. Bahan-bahan dalam teh hijau ini memiliki efek samping yang cukup besar bagi tubuh manusia.

Teh hijau yang kuat atau pekat dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sulit tidur, tekanan darah tinggi bahkan jantung berdebar. Maka dari itu semua, kini telah ditetapkan bahwa kita hanya boleh minum teh hijau maksimal 3 cangkir saja setiap harinya.

Sekian fakta tentang teh hijau. Semoga dapat membantu anda dalam menjalani kehidupan di dunia yang penuh misteri ini. 

oleh Christine T. 
Sumber : Yahoo.com
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Manfaat Sirsak Untuk Pencegahan Kanker

Sebelumnya, Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2012 bagi yang merayakannya!

Posting kali ini, kita akan membahas mengenai manfaat sirsak bagi kesehatan. Sirsak yang kita kenal biasanya hanya dapat dimakan buahnya, selain itu kita tidak tahu manfaat lain dari pohon sirsak itu sendiri. Sekarang ini, masyarakat luas bahkan secara universal telah mengklaim bahwa selain buah sirsak, daun sirsak pun berkhasiat untuk penyembuhan penyakit yang mematikan, salah satunya adalah kanker!

Bahkan ada sebuah sumber yang mengatakan khasiat daun sirsak Lebih Kuat 10.000 Kali Daripada Kemoterapi. Ini adalah berkaitan dengan pengobatan kanker. Pengertian kemoterapi sendiri merupakan penggunaan obat-obatan zat kimia untuk memperlambat penyebaran atau bahkan membunuh sel kanker.
Untuk pencegahan kanker, disarankan makan atau minum jus buah sirsak
Sedangkan untuk penyembuhan, bisa dengan merebus 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja. Air yang tinggal 1 gelas dimimumkan ke penderita setiap hari 2 kali.
*bahkan sekarang ada juga lho kapsul sirsak*

Mengenai petanyaan, apakah sudah ada penelitian ilmiah yang membuktikan akan kebenaran daun sirsak sebagai obat kanker mari kita cari sumbernya.
Ternyata, Menurut peneliti di Cancer Chemoprevention Research Center Universitas Gadjah Mada (CCRC–UGM), Nur Qumara Fitriyah, riset McLaughlin menunjukkan dengan dosis kecil saja, daun sirsak efektif memberangus sel kanker. Berdasarkan riset McLaughlin ED50 ekstrak kasar daun sirsak < 20 µg/ml, sedangkan ED50 senyawa murni cuma < 4 µg/ml. Artinya dengan dosis rebusan 10 – 15 daun sirsak masih aman dikonsumsi.
Sumber lainnya, The Journal of Natural Product membeberkan riset Rieser MJ, Fang XP, dan McLaughlin, peneliti di AgrEvo Research Center, Carolina Utara, Amerika Serikat, bahwa daun sirsak membunuh sel-sel kanker usus besar hingga 10.000 kali lebih kuat dibanding adriamycin dan kemoterapi.
Menurut Ervizal AM Zuhud (kepala Bagian Konservasi dan Keanekaragaman Tanaman, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor) penelitian sirsak sempat ditutupi-tutupi selama 10 tahun karena ‘mengancam’ kelangsungan hidup kemoterapi dan industri kimia. Apalagi harga sirsak murah. Hasil penelitian itu, ‘Baru tersebar setelah keluarga dari seorang peneliti mengidap kanker dan mempublikasikan di dunia maya.
Nah, kalau kalian merasa bahwa sirsak itu bermanfaat, jangan lupa untuk menyebarkan berita ini ke sanak saudara kalian.. mungkin berita ini berguna untuk mereka yang membutuhkannya.




Oleh Anastasia W.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Koreng yang Mengeras pada Luka

Hai teman-teman! Koreng sudah tidak asing bagi kita kalau kita terluka, apalagi kalau lukanya cukup dalam. Kenapa artikel ini perlu dibahas? Karena kami melihat, masih banyak orang-orang yang suka mengelupas koreng pada luka mereka sebelum koreng itu lepas sendiri! Alasannya sih, "Koreng mengganggu penampilan!".

Memang sih mengganggu, tapi apakah teman-teman tahu manfaat koreng? Tuhan menciptakan semua hal di bumi ini tentu ada tujuannya! Koreng yang dianggap merusak pemandangan itu sebenarnya melindungi kita dari infeksi yang lebih parah.

Ketika kita terluka, pasukan P3K yang bernama trombosit di dalam darah kita akan langsung menuju bagian yang terluka dan saling menggumpal. Trombosit-trombosit yang menggumpal tersebut membentuk gumpalan lengket sehingga dapat menyumbat luka dan menghentikan keluarnya darah. Pada gumpalan itu, ada sebuah zat bernama fibrin yang berbentuk seperti benang-benang. Namanya juga benang, fungsinya mengikat. Sel darah putih dan sel darah merah diikat fibrin menjadi gumpalan padat yang lama-lama mengeras dan mengering. Inilah yang disebut koreng!


"Tolong lepaskan perban ini!!! Aku tidak bisa bernafas! Huff!", begitu kata si koreng seandainya dia bisa bicara ><;


Koreng sering ditutupi dengan plester. Padahal, di bagian bawah koreng sedang terjadi masalah yang sangat besar. Muncul koreng menandakan bahwa pada bagian bawah koreng sedang terjadi pertarungan, yakni pertarungan sel darah putih melawan bakteri penyebab infeksi. Selain itu, sel darah putih membersihkan sel-sel kulit mati yang berada di sekitar luka. Nah, kalau luka kan kulit bolong, tentu saja kulit yang bolong itu akan ditambal! Koreng menutupi luka yang bolong itu, sehingga bakteri tidak masuk dan koreng membantu proses penambalan kulit itu, seperti kulit bagian bawah, pembuluh darah, dan lainnya. Akhirnya, kulit jadi mulus lagi dan koreng lepas dengan sendirinya! Koreng yang dilepas sebelum lepas sendiri justru membuat luka baru.
 
Koreng yang terkelupas menghasilkan bekas luka (biasanya warna putih karena kulit yang terbentuk merupakan warna kulit asal, sedangkan kulit di sekitarnya yang tidak luka pasti berwarna lebih gelap, sudah kena sinar matahari!)

Apakah tidak ada cara untuk menghilangkan bekas luka? Meskipun mengejutkan, bekas luka tidak akan muncul jika koreng tidak ada. Luka yang selalu basah mencegah munculnya koreng dan mempercepat pertumbuhan kulit baru. Tapi resikonya, luka bisa busuk dan bakteri lebih mudah masuk.

Oleh Yoana S.




Daftar Pustaka
Sook Young, Y., I Rang, K. 2005. Buku Pengetahuan Paling Jorok Sedunia. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS